Wednesday, January 11, 2017

Mama Writerpreneur (13-24)

MENULIS GAYA HAMKA

Menurut HAMKA, tulisan yang lebih berharga ialah yang jujur, pendek dan terang. Jika panjang pun, ia ditulis dengan cara yang tidak membosankan. Tulisan yang lebih jitu sampai ke hati adalah tulisan yang benar-benar datangnya dari hati. Maka, hati jugalah yang menerimanya.

Adapun, tulisan yang hanya datang dari hujung jari, perginya ke pelupuk mata si pembaca untuk menidurkannya.

Pesan HAMKA lagi, kita haruslah menggunakan akal dengan saksama, ia seperti juga bermain olahraga juga. Perlu kepada latihan yang lama, dan kesungguhan yang tidak henti-henti. Orang yang berakal memandang ringan segala kesusahan, lumrah segala halangan yang menghambat tujuannya, sebab andai tujuan kita mulia, bertambah sulit untuk menempuhinya.

Sebagai penulis, elakkan:
-Merasa kagum pada diri sendiri
-Bongkak dengan nama dan keturunan sehingga lupa menyelidiki di manakah kekurangan diri
-Sukakan populariti

Sumber: Falsafah Hidup, Hamka